Showing posts with label exchange year :). Show all posts
Showing posts with label exchange year :). Show all posts
With so many things going on, this and that, deadlines and everything makes me so in to my college life right now. These things are taking most of my time, thought, and attention. I've never thought that people out there are going through a rough time. It was the past hour that I found out bad hurricane had just hit the town. Seeing the pictures and videos of how terrible this was and how bad this had affected the people had brought me up to think about one family right there. This makes me so very worried about those beloved people where I left part of my heart to. Then I just realized how long I haven't heard from them. How long I haven't talked to them. In that same second I was looking for a way to contact one person whom I love and miss so much.

"Mom what happened? Are y'all safe?" was the first line I wrote. Suddenly the picture of the family comes up to my mind, the pictures I rarely think about these past times, the pictures I miss the most, the pictures that remind me of the best year ever in my life, the pictures that gave me so much to learn, so much values, so much love, so much invaluable experiences that changing me into who I am today. Then I realized how bad I am as a daughter, a sister, a friend to have this attitude: I am really bad at staying in touch.
The strong feeling of missing them brought me into tears, I miss them very much! It aches here inside my heart just to think about them, when suddenly a call came in.
They called me.

Couldn't be more happy than to hear their voices and to see their beautiful faces again. It was so relieving to know that they are all safe. Thanks Mom. Thank you so much for calling me and letting me talk to all of you this night. Sorry Daddy for waking you up because I just can't help not to talk to you. Good luck Kayla for your college life and the little girls -that are not so little anymore, Baylee, Skyler, Morgan, be good to Mom and Dad okay. And finally Uncle Robby and aunt Michelle I hope both of you are doing fine and I hope I'll get to talk to you in our next call.

I love every one of you so much, since the very first day I came to the house and you welcomed me so warm as part of the family. I will come home again one day, promise to try my best.
So please take care, always stay safe and healthy.

Love,
your daughter, sister, niece, best friend, roommate, partner in crime, or any other role I could fit in,
Annisa Coleman.



                                                  I don't think I need to explain it further :p
Prom is coming up. We need to get our prom dresses! :)

Anak-anak exchange di group saya ini punya kegiatan volunteering untuk prom night. Namanya Katie's Project. Program ini membantu high school students untuk pergi ke prom dengan menyediakan free prom dresses. For me it is a really good program since some of students don't got to go to prom. But how did the Katie's Project got the dresses?
from whoever that wanted to donate their dresses. And, jangan salah, they have absolutely beautiful dresses :)
We, all the exchange students have to bring the dresses to my school, Hannah-Pamplico High (HPH). We will held Katie's Project at HPH on March 10 and we are the volunteers for this event. Dan karena kita bakal bantuin mereka, kita dapet kesempatan lebih dulu dong buat pilih dress kita :)
So then we went to Myrtle Beach yesterday, to pick our dresses.

Oke cukup tentang Katie's Project, besok habis March 10 baru gue buat post yang lain. Sekarang gue mau ngomongin gue. (?)
Ini tentang opini. kita semua juga tau lah ya pasti punya opini yang berbeda-beda. Buat gue sendiri, opini orang sangat membantu untuk mengambil keputusan, tentunya tanpa mengacuhkan opini sendiri.

Isi post ini sbenarnya ngomongin orang lho.
halah paling juga tetep dibaca kan?
hahaha
*dibaca ya please

Yauda let's begin.
Gue semangat banget ni hari Sabtu hiperaktif sepanjang jalan ke sana. Mau bukti? tanya Ekky.
kita smua berangkat bareng dari Pamplico. Di mobil udah nyanyi2 nari2 ga jelas, suara kita mana pada Toa semua. -__-a

Sejam kemudian,
Sampailah di tempat Katie's Project. Wue gila, itu mata udah melotot aja ngeliatin dresses yg cantik2, rasanya kalo kedip sekali ntar ada yang ilang gitu.

I tried a lot of dresses, like, a lot. Sama ajalah yang lain juga pada nyobain banyak banget. Saking banyaknya itu di ruang ganti smua baju2 pada nyampur ga karuan. Kita ber 15 anak exchange ini ribut sendiri-sendiri. Sementara para moms pada duduk rapih di depan ruang ganti. Guess what?
jadi juri. Jadi setiap dari kita yg nyoba baju ngantri buat ke sana, nanti para emak ini akan menilai.

Saya sendiri stuck pada 3 dresses. Mari kita sebut dengan dress A, B, dan C, dengan penjelasan sbagai berikut:
Dress A: a long black dress with, uhm..kinda white fabric all over it.
*sorry I am a bad describer, at least for these dresses. Coba gue poto satu2 ya..kan tinggal nge post fotonya.
Dress B: a long black dress with gold and black tutu in the bottom.
Dress C: a soft-pink sparkling dress. Aduh unyuuu...

Gue coba dress A, itu emak gue suka banget. Para moms juga suka. Tapi entah kenapa gue biasa aja. Bagus sih, cuma kurang..apa ya? ada yang kurang aja, bukan dress yg gue pengen.

Pas coba dress B, suka banget. Ya ampun..bagus. Moms juga pada suka. Gue suka tutu di bagian bawahnya.

Giliran dress C. hiii unyu banget. waktu gue coba itu ya, gue inget banget 2 komen,
"Annisa you look so adorable"
"aww you're like a princess. so cute"
gue sebenernya juga suka banget sama dressnya.

Nah ada temen gue, sebut saja Mawar. Gue nanya pendapatnya kan, gimana kalo gue ambil dress C?
"jangan Cha. ih itu dress nya kaya anak kecil. ganti aja, jangan ambil yg itu"
Gue tau ga boleh kesel, namanya juga pendapat. Lagian gue juga kan yang tanya.
Terus ada lagi temen gue yang lain, si Melati sama Anggrek.
"aduh Cha, lu imut banget sih kaya anak TK deh"
"iya mau ulang tahun ya Dek? di KFC?"
Slamat ulang tahun...
Malah nyanyi. Anjir --"
Padahal gue oke2 aja sama dress C ini, lucu ah mnurut gue.

Gue itu bingung. Gue sbenernya suka dress B dan C, cuman dress A itu dipilihin sama emak gue. Lah kan gue ga enak, harus gimana? tapi jujur gue emang ga terlalu suka dress A.
Dress C tu sbenernya unyu bangeeeet, cuman kok ya temen2 gue pada ga suka ealah.. --"

Gue ngomong sama emak gue kalo gue lebih suka dress B sama C. Dan setelah penuh pertimbangan, gue akhirnya ambil dress B, yang ga pernah gue sesali.
Tau kenapa?

***

Gue ada satu temen, mari kita sebut Tulip. Dia udah ambil dress, dan gue agak kaget waktu udah selesai dia tanya,
Cha. Kamu jadi ambil dress yang mana?/
Yang item ada gold nya. kamu?/
Aku ambil yang merah. Cha sbenernya aku ga terlalu suka dress ini./
Lho, kenapa diambil?/
Soalnya semuanya bilang itu bagus buat aku. Pas aku coba dress lain pada ga suka, katany bagusan ini, padahal ada dress lain yang aku lebih suka. kamu suka dress ku ga Cha?/
Menurutku sih pada dasarnya smua dress disini bagus. Aku ngerti kok knp kamu ambil dress ini, udah gapapa :)

And that's for sure, I really understand what she feels, cause I feel the same way. Susah lho buat aku give up that Dress A. It's difficult to fight for my own desire. What make me decide to pick dress B? cause I'm sure I will regret it if I decided for whatever the reason is to take dress A. I'm sure I will not be that happy cause that's not the one that I want to wear. Even though everybody will be happy, if I am not, what's the point?

Ada seseorang yang bilang, dan gue setuju banget sama ini.
"If you like the dress, If you pick the dress that you want, and you comfortable with it, you will be happy. Cause this is your prom, not anybody else."
That is just freaking true.

Tau ga, bahkan si Mawar ga suka dress yang aku ambil, sampai aku udah sign it out, sampai aku udah di rumah. Sialan banget sebenernya, tapi you know what?
I will not care, cause I like it, and this is my prom.
Lagian dress B ini para moms juga pada suka. Emak gue pun bilang, "that dress looks gorgeous on you Annisa"
Gue ga nyalahin si Mawar sih, namanya juga pendapat. Kalo gue sendiri yang ditanya, gue juga bakal bilang sejujur2nya. Kalo ga suka ya bilang ga suka, cuman kalo emang orang itu suka dan akhirnya ngambil dress itu, pasti gue akan mensupport. Orang dia yang mutusin  mau ngambil yang mana, gue sih ngasih pendapat buat pertimbangannya aja, tapi kalo ga dipake ya, so? ga bakal gue terus2an bilang, ah gue ga suka itu dress lu. Ga bakal.
Sekali lagi, gue bakal support dia.
Makanya itu tadi respon gue buat si Tulip, karna dia udah ambil dress itu. Yang dia butuhkan sekarang itu dukungan, bahwa itu dress emang bener2 bagus di dia, jadi dia bakal comfort and seneng juga makenya.

Walaupun, ada juga temen gue namanya Lily, dia terlalu pegang teguh sama apa yg menurutnya bagus, ga mau dengerin pendapat orang sama sekali. Eh malah jadi bahan omongan. Itu makanya gue ga ambil dress C, soalnya terlalu banyak yg ga suka.
Tapi suda lah, saya suka dengan apa yang saya ambil, dan saya tidak akan menyesalinya.
I feel sorry for Tulip, smoga pada akhirnya dia bisa menemukan sesuatu yang membuatnya berpikir bahwa dress merah itu memang bagus buat dia, jadi dia bakal seneng juga makenya.

Intinya yang pengen gue bilang itu adalah kita harus punya pegangan dari kita sendiri. Jangan sampai kita memutuskan sesuatu gara2 apa kata orang aja, karena pada akhirnya kita sendiri yang akan menjalani, bukan orang lain. Tapi juga jangan egois mentingin apa yang kita pengen aja tanpa dengerin saran orang lain, karna ga smua yang mnurut kita bener itu yang terbaik buat kita.
Semoga setelah ini saya lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.
I will try my best to always take the best decision for everybody, tidak terkecuali saya sendiri :)

The ability to stick to a job until it is finished

The ability to endure unpleasant discomfort and frustration

The ability to give more than what is asked or required

The ability to size things up and make decisions

The ability to work under authority and cooperate with others

                                                                        -Masonry Class-
I have a two week holiday for Christmas. My first week was busy preparing for christmas including the crazy shopping in my previous post. That's worth though, I had a wondelful Christmas ever!
I won't forget the feeling when I woke up in the christmas morning, getting so excited to go downstairs and found a lot of presents. It was really a lot, I mean....a lot! -oh I couldn't find the right words to express it. Well, never mind.
I know there might be many different opinions talking about christmas. For me, it's just a part of my exchange year. Nothing needs to be thought seriously. I found a good status of a friend of mine in facebook:
"Christmas not only for certain people, no matter who you are. For my first Christmas, it's all about give and togetherness :)"
oww...that's just sooo me! absolutely agree..
for me, it's just about give and togetherness. That's it. Gather with my big family, give presents and get presents, lots of smilings and laughings.What can be better then this?

I love Christmas, with all of the happiness..

and of course, with all the people that give me this wonderful Christmas.
Thank you, and I love you :)
This post is dedicated to my 2 sisters right there, I love you guys!  :*

First I want to introduce our new nicknames: Asian kids. Consist of three retarded Indonesian kids. Yang sudah dapat dipastikan sepastipastinya bahwa itu adalah saya, Mae, dan Lia. I don’t know why we got the nickname of Asian kids instead of Indonesian itself because you know all of us are Indonesian. Smoga aja bukan karna untuk mewakili anak2 Asia ya, kasihan mreka2 yang normal ini diwakili dengan kita2. Anyway thank you for Mae’s sister that give us this nickname, and let’s call her kakak.

Knowing that their families have so many Christmas presents for them, these Asian kids pun gelagapan mau kasih apaan. So, they make plan to go shopping together, hoping to get some stuff to give them as the christmas presents.

Si Kakak, dengan baik hatinya mau mengantar kita2 ini buat belanja. Dan pergilah kita ke mall, dengan tujuan pertama: food court! –lho?
Itu skitar jam satu siang nyampe sana dan perut udah keroncongan. Gue ini apalagi udah tepar aja di jalan, perut teriak2 minta makan.
Stelah mengisi perut kita mulai jalan. Kita bertiga aja tu soalnya Mae kan juga mau beliin buat si Kakak jadi she let us go ourselves.


Sbelum dilanjutin maaf ya kalo nanti di tulisan ini banyak terdapat merek atau jumlah uang yang ga disensor, soalnya mnurutku di situlah inti ceritanya,hehe. Secara ini yang pergi belanja itu anak perantauan yang ksini bukan buat kerja -uangnya pas2an maksudnya. Tapi karna begitu cintanya kami sama keluarga di sini jadilan dengan uang yang pas2an itu kami mencoba mendapatkan sesuatu untuk mereka –ecie so sweet amat dah.

First store that we went in: Dick’s. Dan sukses ga dapet apa2. Ampun2 deh itu harganya $80 ke atas smua, aaa..gue dapet stu kado aja dong kl beli di sana --“
Dick’s buru2 kami tinggalkan.


Masuk ke Charlotte Russe. Wuaa..barang2nya menggiurkan –tetot!
Kami liat-liat agak lama di sana. Mae dapet tas sama jaket unyu gue dapet beberapa barang tapi sayangnya itu buat gue sendiri :3 oh ooh..gimana sih ini kapan beli kadonya buat mereka???
Itu masalah sbenarnya. With our limited budget, we too love ourselves. hahaha no offence!
Manusiawi lah ya kita pengen beli apa gitu buat di sendiri. It’s just the way it is XD
Oke kita keluar dari sana cepet2 stelah bayar, takut ngambil barang yang lain lagi.




Going to another store, di sini banyak jewelry gitu nah pas banget deh itu sisters gue seneng banget sama ginian. Ah..dapet deh buat mereka di sini. Lumayan lama sih soalnya ak milih buat mom dan temen2 juga,
saya: eh liat deh gue dapet gelang unyu ni buat tmen2
Mae: eh iya chak bagus, banyak lagi. Bisa di kasih satu2 itu
saya: he’m. tapi ini ada dua jenis. Yg satu aku suka warnanya tapi lebih suka tulisannya yang satunya lagi.
Mae: eh ini ada rings tulisannya sisters.
Lia: bisa buat anak2 exchange itu Mae, lumayan. Kita kan ber tiga belas cewek smua
Mae: Oh iya ya. Bentar…*ngitung.
Yah ga smpe tiga belas Li.
Lia: itu biar si Icha milih salah satu gelang nanti yg satunya km ambil aja.
saya: Oke2, tapi ak masih bingung ini mau milih yang mana.
Mae: eh tapi ini beda. Gelangnya tulisannya best friends cincinnya sisters. Kan ga enak nanti kl pada dapet beda2 tulisannya.
Lia: iya juga sih.
saya: eh udah ni ak milih yang ini aja. Warnanya bagus deh.
Lia: itu ada dua packs ya Cha? Gmna kl km kasih itu buat Mae kamu ambil yang lain soalnya itu cukup buat 13 orang.
saya: he?
Mae: ah iya Li pinter! Ah ayolah cha..lu kan udah ngasih ni yang buat exchange students, gue kan belom. Let me buy this one lah..
saya: eh? Ga bisa. Ga bisa ini gue udah suka sama ini mau beli yg ini.
Mae: ah iiicha, baik deh. Please…
Lia: iya cha kasian Mae tu..
saya: -__-
yaudah ini ambil. Ak cari yang lain.
Mae: Wuah cha thank you banget masuk surga deh lu
Lia: iya cha amiiin lah itu..
saya: he dasar peyang lu pada. Hahaha
*amin deh ya.


Lanjut jalan habis itu. Tapi..whoaa ternyata uang kita abis! Buru2 nyari ATM si Mae sama Lia mau ambil uang. Gue gatau ini mau ambil apa enggak. Ga usah deh ya, kayanya masih cukup kok uangnya.
Terus kita ke best buy. Aku ada beberapa barang yang mau di beli. Si Mae sama Lia juga nemu beberapa kado for their siblings. Tapi habis bayar..cengek! ada kecurigaan mengenai sisa uang yang saya punya. I looked at my wallet and found $23. Heck! Gue mau beli apaan ini masih ada 4 orang yang belum dibeliin belum kertas kadonya, kartu ucapannya. Kaga cukuuup!!
*gue lari ke ATM. Nyerah, ambil uang juga akhirnya..
Kita mau ke tempat lain juga sbenernya soalnya ada beberapa barang yang ga nemu di mall. We went to some more stores before decided to leave the mall. Salah satunya..tempat sepatu! Ah gila pun ini, ada boots unyuuu banget ukuran gue pula. Sbenernya the price is not that bad. It’s $25 for a pair of pretty boots. Waa emaak galau! Itu American Eagle juga, pengen banget beli. Tapi uangnya ga adaa hahaha. Dan kegalauan gue berakhir dengan: “semoga santa claus mau ngasih itu boots buat gue” meaning: kaga jadi beli. Sudahlah terseok-seok saya meninggalkan boots itu –halah.



Lanjut. Kita ke Victoria’s Secret, wowoo :D
gaya bener deh gue ke sono –padahal sih ga beli apa2. mampir aja gitu haha


Waktu itu udah jam 5, weset! Cepet banget kita ngapain aja coba tadi..
Si Lia mampir ke toko buku bentar beliin buat dad nya. Habis itu kita pergi ke tempat lain.


Yak. Sampelah kita di sana dan gue masih gatau mau beli apaan. Yg belum dapet itu dad sama 3 temen cowok smua. Sumpah payah banget ini mah beliin sesuatu buat cowok. Apaan??
Inget dulu pernah ada temen yg bilang kl mau beliin sesuatu buat cowok itu jaket apa buku gitu. Aduuuh maap banget ini mah ga masuk budget saya. Muter2 ga nemu apa2, finally I’m tired and I ended up with Tshirts.hahaha abis gue ga tau lagi apaan udah mulai gelap pun di luar sana. For dad I got him something with USC gamecocks on it, his favourite! :D


Sudah I’m done! no more shopping no more spend money! wkwk
Saya cari Lia dan Mae. Aduh di mana pula mereka ini. O iya FYI yang stress gtau mau beli apaan itu bukan cuma saya. Mreka berdua juga itu heboh sangatlah mau beli apaan gtau haha.



yak nemu! There they are!
“Mae..Lia…”
e buset muka mreka udah leceknya minta ampun.
Si kakak bilang ini udah kesorean biar kita cepet2. Mkanya mereka juga buru2. Tapi pas ktemu mreka itu ak liat cartnya udah penuh. Weset! Itu mreka beli apaan aja banyak banget.
Mae: Cha gue ga tau ini mau beliin mom ini dad itu ga bisa di tahan udah gue ambil aja, ini buat grandma belum lagi. Aduuh..


Akhirnya beberapa menit stelah itu smpelah kita di kasir. Haaah..smpe juga.
Tapi emang dasar kitanya sih itu ada lagi keributan baru di sana. Kita taro smua barang di satu cart, tepat di depan si embak kasir, Mae nanya: Chak, Li lu ada uang nyisa kagak? Gue takut kurang ni..
saya: mm..gtau Mae, ada kali. Tp gtau brapa.
Lia: ak kayanya ada deh. Gmna kl ak bayar dulu?
saya: iya abis itu aku, jadi kita tau brpa nyisanya.
Mae: oh oke.
*Lia bayar..
Lia: Chak. Duit gue kurang! lu ada gak? 20 dolar dong cak, please…aduh ><
saya: ada2 Li. *buru2 nyari dompet
eh dmna ya? Ko di dompet ga ada? *dalem ati eh sialan ni penting banget dibutuhkan segera mana sih ni duit gue taro mana????
aa..find it! Nih Li..
Lia: oke, thanks ya chak.



*gue bayar..
(Alhamdulillah) sukses, ga ada rintangan.

*Mae bayar:

jeng jeng jeng.. Mae: ini kalo 50 dolar gue masih sanggup tp kl lebih dari itu ga ada duit gue.
saya: gue ada skitar 20 dolar an lagi Mae. Udah pol itu mentok.
Mae: lu Li?
Lia: gue mines. Minjem Icha -__-

liat sub totalnya di layar: $80

Mae: Mampus gue bayar pake apaan.
padahal itu belum semua. Si embak kasir masih ngitung barang selanjutnya.
akhirnya dengan sekejap, sret! Si Mae ngeluarin kartu bulanannya. (kita di sini di kasih uang saku per bulan gitu, di kirim ke kartu masing2 tiap bulan)
dan…yak! Sekali gesek, selesai!
gue sama Lia takut juga itu ga ada duit buat bayar. Hh..untunglah ada itu kartu.
Kita ngempet banget mau ketawa pengen cepet2 keluar. kita ambil itu smua belanjaan terus pergi, tiba2 mbak2 kasirnya bilang,
: this is your mug
Mae: oh yes, it is.
Lia: we are sorry we’re just so tired and forget that
mba kasir: it’s okay. You’re good. have a nice day!
saya Lia Mae: you too *senyuuum.
buru2 keluaaarrr....
hahaha... ketawalah kita
Mae: pee in trousers
Lia: ha?
saya: apaan?
Mae: pipis di celana gue ini…gila parah abis!
saya Lia: hahaha lu belanja apaan aja sih?
Mae: gatau gue, sumpah tadi deg2an banget. Itu tangan gue gemeteran waktu gesek kartunya takut ga bisa
saya Lia: hahaha
Mae: ee..beneran ini mah. Hadoo..


Perjalanan pulang: sepi. Tepar smua di mobil. Tree Asian kids, in the back seat.


Yah..begitulah cerita saya. Payah, but I had so much Fun! tak kan terlupakan deh.wkwk

Ini bukti lho, how much we love our families :D
eeaaa…hahaha





                                                        This video really made me cry :((

MAEEEE…..sumpah gila gue mau nangis :’(
Hari Slasa tanggal 13 Desember ada Christmas concert dari chorus class di sekolah. Saya dan Mae sbagai salah satu chorus students ikut berpartisipasi.
We  will sing a lot of Christmas songs, in a chorus group or solo. My teacher, let’s call her Ms.F , was looking for students that wanted to do solo or duet in the Christmas concert. And then there we were, dua orang anak Indonesia mungil agak kurang waras karna menawarkan kepada si Ibu F untuk ikut nyanyi di sana: DUET. Elaa..gahol banget deh.
So then, we start to look for the songs, and we ended up with lilin lilin kecil. Iyep! Lagunya si diva yang…kalo aku bilang si lumayan susah. Dan….jedeng! emang SUSAH --“
Kaga tau lah itu kesambet setan apa kita milih lagunya si Yuni Shara. Tapi karna mnurut kita itu yg paling nyambung sama Christmas (bilang aja ga nemu yg lain) ya udah kita bilang ke Ms.F kalo mau nyanyi lagu itu. Pertama kali latian di rumahnya Mae. O iya FYI rumah saya sama Mae itu deket banget, dekeeeet banget sejengkal ga nyampe *di peta.
Waktu itu hari Minggu malem2 kita habis dari ultahnya Nehir, one of my exchange friends from Turkey. Skitar sminggu sbelum  hari H.
Saya: Mae nadanya tinggi banget
Mae: iya Cha
saya: tapi kamunya nyampe akunya enggak --“
Mae: tapi kamu kan bisa pake falset Chak
saya: falset gue ga bagus Mae
Mae: gua kaga bisa falset Icha
Yah..itu hasil dari latian pertama: susah. Terutama aku, Mae sih kayanya oke2 aja.

Esoknya (hari Senin) kami mau nyanyi di kelas, buat nunjukin Ms.F lagunya bakal kaya gmna. Soalnya kan ini lagu Indonesia dan pasti ga ada yg ngerti. Jadi supaya mreka agak familiar gitu.
Kita udah siap ni, wee :D. eh Ms.F nya ga dateng hari itu.
Padahal hari Slasa aku ada math competition dan hari Kamis ada end-of-course Exam (buset ini susahnya minta ampun) di US History. Jadi mau gamau harus Rabu, acaranya hari Slasa depan dan harus cepet2 kasih tau Ms.F kalo mau nyanyi. Tapi hari Rabu si file musiknya malah bikin masalah: ga bisa dibuka. Oh --\
gue sama Mae ijin ke Library buat copy file ke mp3 nya dia, pkoknya cari cara biar bisa buka filenya, namun damba hanyalah damba filenya tetep ngeyel gmau dibuka. Yaudah  Rabu ga jadi berarti Kamis harus! Don’t care whether there will be that dang exam, pkoknya ga boleh lama2 ngerjain tesnya hahaha. So then on Thursday I bring my laptop to play the music. 30 minutes before the chorus class ended, I got to go there! Oh awesome, I could finish my dang exam in 2 hours! :D
then we sing, you know the last time we did practice was 4 days ago. So, sudahlah kita nyanyi dengan suara yg ehm.., seadanya. Tentu saja seadanya saya dan seadanya Mae beda.


Our first practice wasn’t good. Well, it’s more to myself. Mae mah (tetep aja) bagus. But they seems to appreciate it. Apa karna muka gue yang melas ? entahlah.
Dan tiba-tiba udah hari Senin! Ha? acaranya besok boo besok!
dan tiba-tibanya lagi, si Mae ngajak maen di kelas chorus,
Mae: Cha, suara gue abis
saya: so?
Mae: Cha gue bneran ini ga bisa nyanyi
saya: *nengok liat si Mae
Mae: gue ga yakin bisa nyanyi besok
saya: *mata sipit
Mae: Cha!
saya: whoooaaa maaaeeee lu jangan bercanda in H-1 gila lu apaan ah gmau tau pkoknya besok kita nyanyii..kaga ada tapi2an kaga ada apa2an.
Mae: Ichaaa!!! Gua kaga bisa nyanyi mau diapain lagi??
saya: bisa, bisa pkoknya bisaaaa wkwk
Mae: Icha gmna dong inii huaaa T.T
saya: hh..nyanyi gih coba

Mae: *nyanyi –uhuk! keselek (?)
          kan chaa, ga nyampe akunya :(

saya: waduh mae. Iya e, lah knp ga bisa? Km ga makan kaktus to (?)
Mae: ga tauuu ><
Yak mateng. Mau gmna ini tinggal besok. Si Mae pun malah jadi down itu haduuuh. Padahal kalo boleh jujur, suaranya dia tu bagus lho. I mean, if I were her, I will be very confident to sing. Lah, ini kok malah kebalik. Akunya yang masih fals (gitu ga sih nulisnya?) gini kok ya nyantai banget seolah tiada masalah berarti –weset.
jadi, ini Mae yg lebay apa akunya yg kePD an? –oke kayanya yg kedua.
Sorenya kita coba latian lagi. Dan..dua2nya malah ga nyampe,
Saya: waaa…ini turunin dong nadanya..
Mae: ahahaha ga bisa Cha
saya: setengah aja ya ampuun setengaaah aja
Mae: (ngek?)
saya: ini si Yuni knapa sih ah suaranya tinggi banget. ih

Mae: gmna dong Cha ga bisa nyanyi kita
saya: hmm, let me think. ….
          cari lagu lain? *sok ide
Mae: what? peyang lu! --“
Sudahlah kita akhiri latian hari itu. Saya masih pake falset yang kadang fals dan Mae dg suaranya yg kadang nyampe kadang enggak. Tapi udah telat, terlanjur, jadi kita putusin buat tetep nyanyi besok. Hiyak!
The D-Day: jeng jeng jeng..
Kita ga smpet latian di kelas soalnya harus ke gym buat nyiapin panggung dll. Kita nyiapin itu smpe bell buat lunch break. Karna ga ada waktu kita mutusin buat tes music skalian latian di gym, on the stage.
dan…a miracle come to our voice! Ga tau itu datengnya dari mana karna apa, yang jelas suara kita nyampe! Ya ampun, ternyata bener. Smua bisa brubah di atas panggung. Hahaha dangdut amat si gue.
Ditambah lagi komentarnya Ms.F habis kita slese nyanyi,
Ms.F: can you get the karaoke one?
me and Mae: eh?...??...?? *confused
sbd: this is the karaoke one Ms.F, they already got it.
Ms.F: oh? O.okay.

the bell rings. We go to our third block,
Mae: Cha, Icha, itu tadi knp Ms.F Tanya gitu ya?
saya: Mae jangan2..
Mae: IYA CHA BENER! Gue juga mikir itu…
Hahaha dan terbanglah kita ke khayalan tingkat tinggi, menikmati empuknya awan. Been thinking the same thing: we sounds really good that Ms.F thought it was the REAL SINGER. Weset, waduh..ngek?
ya sbenernya sih itu cuma kemungkinan aja tapi ah udah anggep aja gitu hahaha


Walaupun laper karna ga smpet lunch we do feel much better, we are ready for tonight!
A little drama after school
Me: you got cheers practice today?
Mae: no. how about academic challenge?
Me: oh I don’t come
Mae: me either. Too much to do, we don’t get time
Me: agree..

Padahal dan padahal ya, pulang skolah tu jam 3 dan kita harus kumpul jam 6, acaranya mulai jam 7. Jadi sbener2nya bisa aja ikut academic challenge practice smpe jam 4, and we still got 2 more hours. Emang kitanya aja sih. Mae mah mending dia harus ngedit lirik yang mau ditampilin pas kita nyanyi, translation in English nya. Lah saya? Ga ngapa2in, Cuma takut telat aja.wkwk

Mae: Cha we go home together, I ride with your mom.
me: that’s good. cause I have to get the shirt at your house.
Mae: yes, you can take it when we got there. Okay I’ll call my dad to make sure.
*calling. . .
Mae: Chak! My dad said that we should ride with Fon (my other exchange friend from Thailand. She goes to the same school with us), and her mom will pick her up at 4, because she got practice today.
Me: what the h***??!
Mae: haaaah, don’t know chak. I have to do the lyrics pula, argh!
          Chak can you call your mom? Kali aja your mom can pick us up now. *ngasih hp
Me: wee? Oh okay, I’ll try if she could.
*calling. . .
Me: Maeee gue kan udah bilang ya tadi pagi sama mom kl ga ikut practice today. ini knpa kitanya jadi bingung gini sih? Hadooooh, iye emak gue tau, dia emang jemputnya skarang. Well, my dad does.
Mae: what? Ini gmna sih Cha? Kok kita jadi bingung sndiri gini. Jadi sbenernya dari awal ak emg pulang jam 3 sama km ya?
me: iyee --“
Mae: okay, I'll tell my dad. let me call him again.
*calling
Mae: Cha, I think we should tell Fon. Just in case that her mom waiting for us karna ga tau kl kita pulang dluan.
me: oh okay, I’ll go get her. You stay here so you will know if my dad comes.
Mae: okay.
ke kelas mathlah saya, cari Fon yg sedang practice academic challenge. Konyol deh, gue masuk kelas buat ngomong sama Fon ditengah2 mreka doing practice, dan si bapak guru ngeliatin saya yang malah ngobrol sama Fon. I bet he will think this way: what the heck is that girl doing in my class? It’s time for doing practice. Niat ga dateng ga sih? Kl ga mau dateng ya ga usah muncul di sini skalian. Ah payah banget mau bolos.
wooorgh. Of course not like that, it just my immagination :p

Oke udah ngmg sama Fon balik lagi saya di tempat nunggu jemputan.
Mae: Sumpah ni apaan banget deh kita Chak. Christmas concert aja rempongnya minta ampun.
me: hahaha. My mom and your dad will think, o my God what are these Indonesian kids doing??!
Mae: aahaha agree
6 p.m
Daddy took me to the school. Langsung masuk ke gym nyari Mae. Ah! Itu dia
Me: Maee…hey you look so pretty :D
Mae: you too, girl! :D
eh tiba2 itu ada dua temen kita yg lewat,
Me: Mae gilak cantik2 banget mreka
Mae: iye Cha, aaa -___-a
Me: *liat Mae dan diri sndiri
Mae: hahaha udahlah mreka udah cantik dari sononya mau gmna lagi wkwk
After preparing some stuff we go to our chorus class. On the way,
Mae: Cha practice yok
me: ah udahlah Mae tadi udah cukup practicenya
Mae: tapi gue takut ga nyampe ntar, takut jelek
me: ooh..come on, girl. You will be fine :D
Mae: kayanya tadi we practice in the wrong key deh Cha
me: really?
Mea: yea, let’s practice one more.
me: aduh mae --“
Mae: Cha gue ga mau nanti kita ancur nyanyinya
me: lu rempong amat si?
Mae: hahaha sialan lu
me: haha udahlah, I’ll save my voice.
Mae: otokke..
Then another drama appeared in the chorus class. It wasn’t about me. Actually I don’t really understand either what’s going on, I just heard people screaming. It’s not a good beginning to start a big event like concert, I think.
Anyway kasian banget ga sih? Udah stengah taun disni orang tengkar aja masih ga mudeng knapa. Ya ampuun English saya --“
7 p.m
Going to the stage. I saw my dad and sister were sitting right there, and also Ms.D (my Local Coordinator) and her exchange daughter Ă  si Adelia.
Gue sama Mae dapet giliran no 9, dan sekarang lagu ke 8. Hemp! Bentar lagi. Tiba2 gue nervous, deg2an banget ga tau knapa. Si Mae udah mulai nengok2 liatin gue.
Lagu ke delapan selesai.
Jedyar!
uhuk! tiba2 gue jadi lebay banget, pengen muntah. err
Ms.F ngomong sbentar, kasih tau kl ini anak exchange dari Indonesia mau nyanyiin lagu Indonesia, sama jelasin arti dari lagu ini.
Dan musik mulai diputar..
                                                                ***
dan kau lilin lilin kecil
sanggupkah kau mengganti
sanggupkah kau memeberi
seberkas.. ca..ha..ya..
Tiba2 si ibu2 yang duduk paling depan berdiri, diikuti ibu dan bapak yang lain..
what is it? We got standing applause? O my God..
ya ampuuun…about to cry :'( Rasanya campur2 banget, i don't expect that much..gue ngelirik si Mae dan ternyata air matanya udah diujung. Yaahaha ga gue doang dong yang mau nangis.
Habis acaranya slesai ada beberapa ortu yang nyamperin, katanya, “yall did really good!” “I don’t understand the song but I’m about to cry” “yall sing great! Proud of yall”
Waaaa terharu bangeeet :’(
Sampe di rumah buka facebook ada beberapa temen yang post, kirim message, katanya kita tadi nyanyinya bagus banget..
Ms.D, my LC, ga kalah kasih komentar. She put our picture and write about our performance. Katanya,
“When they invite me I thought I am going to the usual Christmas concert. Not till Annisa and Mai were standing on the stage, sing in their native language. And it was..UNREAL! they’re the only one that got standing applause. They did so great! O my God so proud of them!”
Alhamdulillah, seneng banget bisa mengenalkan lagu Indonesia di sini, dengan mreka yang sangat mengapresiasi, thank you everyone :)






It's been a long time since my last post.. what's goin' on? chill. getting cold here

I actually want to post here often, want to record every single experince that I go through my exchange year. Sharing what I got here. Don't know why can't make this happen.

It's December now. Time goes really fast. I am on my half way to be an exchange student, I just don't realize it that I don't have that much time here.

I don't want to make this post sounds sad. But I do wanna cry when reading a post in the exchange student group. One of my friend post a message comes from the earlier exchange student that write about her feeling being an exchange student. That's felt so deep when I read it. this means so much to me,

I am an exchange student. How do you know what is a dream if you never accomplished one. How do you know what is an adventure if you never took part in one. How do you know what is anguish if you never said goodbye to your family and friends with your eyes full of tears. How do you know what is being desperate, if you never arrived in a place alone and could not understand a word of what everyone ......else was saying. How do you know what is diversity if you never lived under the same roof with people from all over the world? How do you know what is tolerance, if you never had to get used to something different even if you didn’t like it. How do you know what is autonomy, if you never had the chance to decide something by yourself? How do you know what it means to grow up, if you never stopped being a child to start a new course? How do you know what is to be helpless, if you never wanted to hug someone and had a computer screen to prevent you from doing it. How do you know what is distance, if you never, looking at a map, said “ I am so far away”. How do you know what is a language, if you never had to learn one to make friends. How do you know what is patriotism, if you never shouted “ I love my country” holding a flag in your hands. How do you know what is the true reality, if you never had the chance to see a lot of them to make one. How do you know what is an opportunity, if you never caught one. How do you know what is pride, if you never experienced it for yourself at realizing how much you have accomplished. How do you know what is to seize the day, if you never saw the time running so fast. How do you know what is a friend, if the circumstances never showed you the true ones. How do you know what is a family, if you never had one that supported you unconditionally . How do you know what are borders, if you never crossed yours , to see what there was on the other side. How do you know what is imagination, if you never thought about the moment when you would go back home. How do you know the world, if you have never been an exchange student? --Ă…sta Mari Totland/USA 11-12

what the wonderful words! :)
Pamplico, South Carolina


hari Rabu, tepat 3 hari kami di Washington. hari ini selesai sudah orientasi internasional yang dilaksanakan di hotel hilton. hari ini pula kami berangkat menuju host family masing2.
aku dan teman2 satu group yang di host di South Carolina (SC) berangkat bareng. Local Coordinator kami juga bagian dari committee, jadi kami berangkat sama beliau juga -alhamdulillah, kalo sendiri takut nyasar *kampung
kami dapet pesawat pagi, jadi jam 5.15 harus udah berangkat dari hotel. setelah check tiket, bagasi, dan tak lupa security check (pastinya), kami manuju ke pesawat. penerbangan ke myrtle beach tidak memakan waktu lama, kami sempat transit sebentar di charlotte, NC. waktu transit:
mai: chak, dsini naek pesawat udah kaya mau pergi ke pasar yak?
aku: haha iya mai, gile itu kaya kulakan barang
mai: iya udah biasa banget
jangan2 orang mau kerja nglajo pake pesawat juga ya? -lebay
kami melanjutkan perjalanan ke myrtle beach, setelah mampir beli pizza buat mengganjal perut. karna terlalu pagi kami belum sempat sarapan.

perjalanan cuma skitar stengah jam, udah sampe di Bandara myrtle beach. pertama kalinya menginjakkan kaki di South Carolina, haaa sejuk sekali :) *jelas2 summer, efek kampung :p
kami anak2 indonesia yang di host di sana -aku, mai, lia, ekky- bertingkah sendiri2. ada yang deg2an, ada yg semangat bgt bawa ransel yang super berat itu, ada yg mbingungi
aku jalan sama mai,
mai: chak, toilet dmna ya?
aku: gtau mai
mai: chak?!
aku: aduh mai, nanti aja ngapa? ini udah mau ktemu host-family. mreka jemput di bandara kan?
mai: makanya itu cha, kita cuci muka dulu kek ini aku berantakan banget. muka stasiun balapan gini mau ketemu keluarga baru? please deh
aku: oh iya ding mai, sama. aku muka bangun tidur gini, masih ada iler jangan2?
mai: ayuyu cha, biar segeran dikit gitu. nanti kalo host fam kita pada shock liat kita gmna?
aku: terus ga jadi nge host mai?
mai: iya nanti mreka bilang gini lagi, 'kamu beda ya di foto sama aslinya, di foto ko bagus'
aku: terus, 'saya ga jadi deh nge host kamu.' atau 'bukan, ini bukan anak yg mau saya host, mukanya ga kaya gini'
aku-mai: hahahaha
gila deh tu di bandara, kemrepyek sndiri. tapi akhirnya kami ga jadi ke toilet. dengan muka apa adanya ini bertemu mreka, hahaha
tapi ga ada yg kaya percakapan tadi kok. aku sama mai bercanda aja :p
mreka baik sekali, waktu keluar ke tempat para penjemput mreka udah nunggu di sana dengan masing2 kertas yang bertuliskan selamat datang kepada...-masing2 nama anak yg mau di host. wow :D
Pamplico, South Carolina

hey! mau memenuhi janji nih, waktu itu aku pernah bilang mau cerita soal seleksi afs. tapi belum jadi-jadi
ga tau ya kapan aku bilang gitu? makanya baca blogku,
haha

aduh, sori ya kalo gaje. abisnya pengen nulis tapi ga tau apaan. eh awas kalo berhenti baca -ngancem!

alright, let me start. jadi seleksi afs itu banyak, buanyak banget bertumpuk-tumpuk -lebay. awalnya aku tau program ini dari guru english ku, aku ga tau apa-apa karna kami angkatan pertama yang daftar program ini. ga ada returnee afs di skolah yang bisa ditanya, minta saran, atau sekedar bagi pengalaman. jadilah kami ber-22, anak2 yang ingin mencoba mempertaruhkan keberuntungannya, mendaftar afs. dari awal mengikuti program ini penuh dengan perjuangan. berkas2 yang harus dikumpul dengan deadline, terlempar dari suatu chapter ke chapter lain karna kuota penuh, dan lain sebagainya. salah satu berkas yang dibutuhkan adalah legalisasi rapor SMP. tentu hal yang tidak begitu mudah bagiku melihat SMP ku di Tangerang. ga ada pilihan, terlanjur daftar dan itu dibutuhkan untuk seleksi selanjutnya. aku telepon kepala sekolahku, dan meminta tolong Runi untuk melegalisasikan raporku. ah untung ada Runi.

lanjut. seleksi demi seleksi merontokkan jumlah kami yang hanya 22. seleksi pertama tidak tanggung2 hanya 6 dari kami yang dibolehkan lewat. terus berkurang hingga tinggal 1 yang tersisa. 2 orang tersingkir di seleksi 2, 2 orang lagi di seleksi 3, dan 1 orang di seleksi berkas nasional. sedih melihat mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan. tapi aku yang tertinggalpun masih harus berjalan jauh untuk benar-benar bisa mengikuti program ini. dari tes tertulis untuk seleksi pertama, interview sampai dinamika kelompok untuk seleksi chapter. termasuk membuat essay 500 kata dengan waktu 1,5 jam -maaf saya harus memperjelas ini karna essay saya sepertinya kacau.
satu tahun kami tempuh untuk proses seleksi, berbagai halangan dan rintangan tidak jarang menghadang. tapi ketika surat itu datang, surat lolos seleksi, surat mengenai host family, dan surat2 lain yang menandakan mereka memberi saya satu tahun yang lain untuk merasakan program ini, proses seleksi itu terbayar sudah, lebih dari yang dibutuhkan. dan akan jauh melebihi :)
jadi teman2, jangan ragu untuk mencoba. dan untuk teman2 yang sekarang berada di kelas 10, besar saranku untuk mendaftar, tentu selama kalian tertarik.
gimana..mau ikut??
halo haloo, apa kabar semuanyaaa?
senang sekali bisa nulis lagi :D

genap 3 minggu sudah saya di sini, di amerika, negeri antah berantah yang saya tidak tahu sama sekali -well, kecuali yg ada di tipi,hehe

okay then, here I am. di sebuah kota kecil, sama sekali berbeda dengan salatiga, kota yang saya lihat setiap hari sebelumnya. Pamplico, South Carorina. di sanalah saya berada. sekarang, besok, dan untuk satu tahun ke depan.

salah satu perbedaan yang sangat mencolok ialah pemukiman. di sini, bahkan rumah saya yang dipinggir jalan raya sangat sepi. kadang di jalan yang kebanyakan berada di antara hutan-hutan, hanya mobil kamilah yang sedang melaju. tapi apakah saya kesepian? sepertinya kata itu terlalu aneh. aneh dengan mereka yang terlalu baik. aneh dengan mereka yang selalu berada di samping saya. aneh dengan mereka yang sangat welcome dan menerima saya apa adanya. aneh dengan semua perbedaan di antara kami yang seakan tidak ada artinya. aneh karena mereka sangat asing bagi saya, juga sebaliknya, tapi kami begitu mudahnya menjadi sebuah keluarga. seakan-akan saya memang sudah berada di sini untuk waktu yang lama. ya, mereka, keluarga baru, teman-teman baru, kehidupan baru. semuanya baru bagiku, dan itu berjalan dengan sangat indah, di sini.

terima kasih. terima kasih untuk tangan-tangan tak terlihat yang membuat saya bisa berada di sini, terima kasih untuk kesempatan yang tak ternilai, terima kasih atas semuanya, dan untuk semuanya,
:)